By Ahmad_Qyubi. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Tampilkan postingan dengan label aplikasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aplikasi. Tampilkan semua postingan

Installasi Windows Via Flashdisk

Step by Step buat Boot Flash Disk installer

1. Siapkan Flash Disk minimal 1 GB, backup semua data di Flash Disk
2. Download PetoUSB disini ekstrak ke C:\USB
3. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.
4. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.
5. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB.
6. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:\USB.
7. Jalankan file bernama "usb_prep8.bat" maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan "Press any key to continue," tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.
8. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.
9. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 7.
10. Gunakan opsi 3 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.
11. Pilih opsi 5 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.
12. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.


Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS notebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Aplikasi Uninstaller

Seringkali kita suka mencoba berbagai macam aplikasi yang baru, baik itu freeware, shareware, trialware, donationware, dll. Setelah beberapa lama, komputer kita akan melambat seiring semakin banyaknya aplikasi yang ter-install di komputer kita. Solusinya dengan cara meng-uninstall beberapa program yang tidak terlalu dibutuhkan. Tetapi kebanyakan aplikasi yang kurang terkenal tidak memberikan fasilitas uninstaller sehingga aplikasi tersebut tidak dapat di-uninstall. Ada juga yang mungkin beberapa filenya hilang terserang virus sehingga tidak bisa di-uninstall dengan cara biasa. Oleh karena itu, saya akan membahas bagaimana cara meng-uninstall aplikasi yang bermasalah.
Biasanya ketika kita ingin meng-uninstall suatu program, kita pergi ke Control Panel->Add/Remove Program. Adakalanya aplikasi yang ingin di-uninstall tidak ada dalam daftar. Caranya dengan menggunakan aplikasi uninstaller yang banyak beredar dalam internet. Setelah sekian lama mencari-cari yang terbaik, akhirnya saya berhasil menemukan yang terbukti paling efektif dan gratis untuk digunakan.

Revo Uninstaller Freeware

Program ini sangat ringan dan tidak terlalu memberatkan komputer bahkan tersedia versi portabelnya. Fungsinya tidak hanya untuk meng-uninstall saja tetapi juga bisa difungsikan sebagai Junk Files Cleaner, Windows Tools, Auto Run Manager, Browsers Cleaner, Microsoft Office Cleaner, Evidence Remover, dan Unrecoverable Delete Tools yang semuanya bisa diakses melalui menu Tools pada toolbar. Menariknya ada fitur Hunter Mode yang bisa digunakan untuk melacak keberadaan icon suatu aplikasi yang ingin di-uninstall. Berikut screenshot-nya.

Absolute Uninstaller

Memiliki fungsi yang sama dengan Revo Uninstaller meskipun fitur yang ditawarkan tidak sebanyak yang tadi. Fitur yang lebih lengkap terdapat pada versi berbayarnya. Walaupun begitu, Absolute Uninstaller dapat dijadikan alternatif freeware lainnya. Pembuatnya sendiri menyatakan bahwa produknya yang tercepat dalam proses uninstall-nya. Berikut screenshot-nya.

Zsoft Uninstaller

Cukup ringan digunakan dan memiliki tampilan yang sederhana sehingga memudahkan pengoperasiannya. Tetapi tetap saja tidak memiliki fitur selengkap Revo Uninstaller. Berikut screenshot-nya.
Dari ketiga aplikasi ini, Bagaimanapun juga keputusan tetap di tangan Anda. Berikut link download-nya.

Revo Uninstaller
Absolute Uninstaller
Zsoft Uninstaller

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS